Petani enggan jual lada karena harga turun
Seorang petani memetik biji lada menggunakan gunting di Desa Batu Pannu, Mamuju,

Petani enggan jual lada karena harga turun Minggu, 25 Februari 2018 18:40 WIB
Seorang petani memetik biji lada menggunakan gunting di Desa Batu Pannu, Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (21/1). ANTARA FOTO/Akbar Tado
Mamuju (Antaranews Sulsel) - Petani lada di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat enggan menjual ladanya karena harga yang ditetapkan pedagang pengumpul turun sejak sebulan terakhir."Kami belum mau menjual lada karena harga dipasaran ditetapkan pedagang pengumpul turun," kata Kadir salah seorang petani di Mamuju, Minggu.
Ia mengatakan, harga lada yang juga dikenal komoditi merica sebulan terakhir di Mamuju mengalami penurunan dari Rp120 ribu per kilogram menjadi Rp50 ribu per kilogram."Turunnya harga komoditi yang mulai dikembangkan masyarakat Mamuju tersebut membuat petani rugi karena permodalan petani mengembangkan lada lebih tinggi," katanya.
Menurut dia, karena kondisi tersebut petani baru akan menjual ladanya ketika harga kemba
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sampaikan respon Anda terhadap isu warta ini dalam 1 klik
Baca kelanjutan artikel selengkapnya »
Naskah warta ini merupakan liputan asli & investigasi independen Meja Redaksi SitammuNews.
Dewan Redaksi SitammuNews
Koresponden Daerah & Redaktur Mamuju
Berdedikasi menyajikan warta akurat, cerdas, dan berimbang seputar 6 Kabupaten Sulawesi Barat serta kurasi strategis nasional dari sumber terpercaya untuk mencerahkan wawasan publik.
Biro Khusus Mamuju (SitammuNews)
Meja Redaktur Pelaksana SitammuNews (Standar PUEBI 5W+1H)
Mencari Pekerjaan di Sulawesi Barat?
Temukan lowongan kerja terverifikasi BUMN, korporasi perkebunan, dan instansi daerah di 6 kabupaten.



