SitammuNews - Titik Temu Informasi Akurat & Berimbang
nasionalWarta Terverifikasi

Petaka Segera Hantam India, Ribuan Warga Dievakuasi

Jakarta, CNBC Indonesia - Ribuan orang dievakuasi di sepanjang pesisir timur India, Selasa (27/10/20206).

PK
Pua KasoMeja Redaksi
Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 18.45 WITA
4 mnt bacaBaru Tayang tayangan
Petaka Segera Hantam India, Ribuan Warga Dievakuasi
📷 Keterangan:Dokumentasi liputan warta terkait. (Foto: Dok. CNBC Indonesia)
WhatsAppFacebookThreadsX

Jakarta, CNBC Indonesia - Ribuan orang dievakuasi di sepanjang pesisir timur India, Selasa (27/10/20206). Sejumlah layanan kereta api bahkan dibatalkan.

Hal ini terjadi sehari sebelum siklon dahsyat mencapai daratan negara itu, Rabu. Siklon Arnab diperkirakan akan membawa angin kencang serta hujan lebat.

Mengutip Reuters, Badan Meteorologi India menyatakan Siklon Arnab, yang terbentuk di atas Teluk Benggala, telah menguat sejak hari Senin. Badai tersebut diperkirakan akan mencapai daratan di negara bagian pesisir selatan, Andhra Pradesh, pada Rabu pagi, dengan membawa angin kencang dan hujan deras ke sebagian wilayah negara bagian tersebut serta negara bagian tetangga, Odisha.

"Hingga Senin malam, hampir 50.000 orang telah dipindahkan ke tempat penampungan dari wilayah-wilayah yang rentan, dari total sekitar 400.000 orang yang diperkirakan perlu dievakuasi," ujar Direktur Pelaksana Otoritas Manajemen Bencana Negara Bagian Andhra Pradesh,Prakhar Jain, Prakhar Jain. "Proses evakuasi masih terus berlangsung," tambahnya.

Meski demikian, belum ada evakuasi di Odisha. Tapi pemerintah negara bagian tersebut telah mengumumkan penutupan sekolah dan perguruan tinggi di lima distrik untuk hari Selasa dan Rabu.

Sementara itu, tayangan televisi memperlihatkan ombak yang menghantam pantai-pantai. Toko-toko di sepanjang jalan di wilayah terdampak tampak tutup.

Secara rinci, setidaknya 12 perjalanan kereta api di wilayah timur dibatalkan. Layanan kereta api di 53 rute di sepanjang pesisir selatan dihentikan untuk hari Selasa dan Rabu.

Teluk Benggala merupakan salah satu wilayah utama di dunia untuk siklon tropis, yang membuat pesisir timur India sangat rentan terhadap bencana cuaca yang berasal dari laut. Bursa saham AS ditutup lebih tinggi pada hari Senin, dengan indeks Dow naik lebih dari seperempat persen.

Di sisi lain, di negara tetangga Nepal, pihak berwenang memperingatkan wisatawan agar tidak pergi ke daerah dataran tinggi. Kekhawatiran muncul bahwa Siklon Arnab dapat memicu hujan deras, badai salju, dan longsor salju di wilayah Himalaya, mulai Kamis malam hingga Sabtu.

Risiko ini muncul di saat negara pegunungan tersebut baru mulai pulih dari bencana banjir bandang mematikan pada bulan Agustus lalu. Peristiwa itu menelan sekitar 1.500 korban jiwa. (sef/sef) [Gambas:Video CNBC]

Bagaimana Tanggapan Anda?

Sampaikan respon Anda terhadap isu warta ini dalam 1 klik

0 suara pembaca
Rujukan Liputan Asli

Baca kelanjutan artikel selengkapnya »

Melanjutkan liputan lengkap dan arsip naskah reportase lapangan via portal resmi CNBC Indonesia.

Baca Selanjutnya
📰 Sumber liputan:CNBC Indonesia
Diverifikasi oleh Redaksi SITAMMUNEWS
”
DR

Dewan Redaksi SitammuNews

Kurator & Redaktur Warta Digital

Berdedikasi menyajikan warta akurat, cerdas, dan berimbang seputar 6 Kabupaten Sulawesi Barat serta kurasi strategis nasional dari sumber terpercaya untuk mencerahkan wawasan publik.

KOTAK ATRIBUSI & TRANSPARANSI REDAKSI
Liputan / Koresponden:

Meja Redaksi Utama SitammuNews

Penyelaras Bahasa & QC Jurnalistik:

Meja Redaktur Pelaksana SitammuNews (Standar PUEBI 5W+1H)

Pemberitaan ini tunduk pada UU No. 40/1999 tentang Pers dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers. Pihak yang merasa dirugikan oleh materi liputan ini berhak mengajukan Hak Jawab dan Klarifikasi 24 Jam ke meja redaksi.
Peluang Karir Mandar

Mencari Pekerjaan di Sulawesi Barat?

Temukan lowongan kerja terverifikasi BUMN, korporasi perkebunan, dan instansi daerah di 6 kabupaten.

Buka Bursa Karir

BACA BERITA TERKAIT LAINNYA

Lihat Semua Kabar