Opini: Gizi untuk Anak atau Ruang Konsentrasi Ekonomi bagi Lingkar Kekuasaan?
Dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran menjadi momentum untuk mempertanyakan arah kebijakan neg

Penulis: Erwin Polewali Mandar, Sulawesi Barat — 22 Oktober 2026 Dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran menjadi momentum untuk mempertanyakan arah kebijakan negara, terutama Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyerap anggaran publik dalam skala besar. Dari Polewali Mandar, persoalan yang patut disorot bukan semata-mata apakah makanan telah dibagikan kepada anak sekolah, melainkan siapa yang memperoleh akses ekonomi dari program tersebut, bagaimana mitra dan pemasok ditentukan, serta sejauh mana negara menjamin bahwa kepentingan publik tidak dikalahkan oleh kepentingan bisnis dan jejaring kekuasaan.
Di tengah masyarakat yang masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup, muncul pertanyaan serius mengenai dugaan terkonsentrasinya akses kemitraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pengadaan bahan pangan pada pihak pihak yang memiliki kedekatan dengan lingkaran legislatif maupun eksekutif. Apabila dugaan tersebut benar, persoalannya tidak lagi berhenti pada persaingan usaha.
Ini m
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sampaikan respon Anda terhadap isu warta ini dalam 1 klik
Baca kelanjutan artikel selengkapnya »
Naskah warta ini merupakan liputan asli & investigasi independen Meja Redaksi SitammuNews.
Dewan Redaksi SitammuNews
Koresponden Daerah & Redaktur Polewali Mandar
Berdedikasi menyajikan warta akurat, cerdas, dan berimbang seputar 6 Kabupaten Sulawesi Barat serta kurasi strategis nasional dari sumber terpercaya untuk mencerahkan wawasan publik.
Biro Khusus Polewali Mandar (SitammuNews)
Meja Redaktur Pelaksana SitammuNews (Standar PUEBI 5W+1H)
Mencari Pekerjaan di Sulawesi Barat?
Temukan lowongan kerja terverifikasi BUMN, korporasi perkebunan, dan instansi daerah di 6 kabupaten.



